Showing posts with label New Wave Marketing. Show all posts

Wednesday, March 24, 2010 ~ 0 Comments

Marketing Like Bing: The Farmville Example frm Webpronews

Bing Shows How to Inspire Consumer Engagement with a Brand

There are many ways to market your business through Facebook. Some are obvious, and others not so much. One thing you can pretty much count on is that there are incredible masses of people on the social network that you can potentially reach, and in ways that will allow them not only to engage with your brand in a comfortable setting, but with other Facebook ecosystems they are already engaging with.

A perfect example of this was recently demonstrated by Microsoft in one of the company's many marketing strategies for its "decision engine" Bing. I sat in on a Bing panel this week at SXSW, where some of Bing's marketers talked about a variety of ways they have used social media to gain users. One of these ways was through none other than Farmville (if you're a Facebook user, and don't live under a rock, you've at least heard of it).

More people use Farmville than Twitter, according to Bing, and People are sharing all kinds of activities within Farmville itself. That's why the company saw a great opportunity to experiment. What they did was offer a special offer inside of Farmville, that would give users free "farm cash" if they became a fan of Bing on Facebook, which would encourage continued user interaction with Bing. As a result:

- Over 72% of users who clicked on the engagement became fans
- 59,000 people published the story to their news feed
- Over 70,000 clicks were received on secondary feeds
- In 24hours, Bing had over 400,000 new fans to keep

Microsoft said its goals for engagement and social media efforts have been to:
- Add or create relevant value (stuff that's not even necessarily a Microsoft property)
- Add depth to Bing's personality
- Lead someone to a relevant engagement with Bing or each other.
- Yield passionate or emotional response from people
- Be intimate and/or scalable (can we be both)?

Bing's Farmville experiment achieved all of these. However, the point of this is not that you should go out and immediately start a campaign through Farmville (although maybe it's worth looking into if you think it's a fit). The point is that there are more ways to harness a massive social network user-base (Facebook recently surpassed Google as the most-visited site in the U.S. for the week), according to Experian Hitwise). That's a pretty impressive feat. Also consider that consumers favor brands who are on Facebook and Twitter, according to a recent study.

Really, it's not even about Facebook or Twitter. It's about getting out there wherever people are, and this is where they happen to be at the moment. That may change by this time next year, or the year after, but the principle will not. We're at a point in history where it's never been so easy for consumers and brands to engage with one another. Perhaps even better for brands, is that it has never been easier to reach customers in places they choose to entertain themselves, and I don't mean just get in their faces, but actually reach them and get that engagement from them.

Marketing Like Bing: The Farmville Example
Chris Crum
Staff Writer
http://webpronews.com/

Marketing Like Bing: The Farmville Example frm WebpronewsSocialTwist Tell-a-Friend

Sunday, November 22, 2009 ~ 0 Comments

New Moon, Twilight, dan Social Media

"New Moon" sekuel dari trilogy film Twilight yang diangkat dari novel populer karangan Stephenie Meyer telah dirilis pada tanggal 20 November 2009 di Amerika, sedangkan di Indonesia mulai perdana terbatas pada tanggal 21 November 2009. Hal yang menarik dari film ini, bukan saja hanya karena film ini ditunggu-tunggu karena sedang populer-populernya demam Twilight, tetapi bagaimana film ini juga turut meramaikan dunia Internet.

Untuk para Twihards (sebutan para penggemar Twilight), maka internet turut menjadi ajang promosi yang pastinya sangat memanjakan para Twihards ini dan dengan turut menyebarkan demam premier film barunya ini di dunia maya.

Serbuan Twilight di dunia maya salah satunya bisa dilihat pada homepage MySpace yang bertema film New Moon. Tentu saja dengan sasaran para remaja Amerika yang banyak menjadi anggota Myspace.com ini.




Tidak itu saja, MySpace juga menyiarkan live stream dari world premiere film New Moon ini. Juga tidak ketinggalan MySpace menyediakan halaman khusus http://www.myspace.com/newmoonpremiere , dimana fans akan bisa turut serta dengan memposting comments atau pertanyaan yang kemungkinan akan ditanyakan langsung kepada para selebritis waktu diwawancarai di karpet merah. Oh ya trailer New Moon yang diputar di halaman tersebut sudah di-views sebanyak 4,2 juta kali dalam waktu 24 jam sejak ditayangkan di MySpace.

New Moon, Twilight, dan Social MediaSocialTwist Tell-a-Friend

Saturday, November 21, 2009 ~ 0 Comments

Maslow, Sosialisasi, Esteem, Aktualisasi, dan New Wave Marketing

"Di era New Wave, kita semakin melihat bahwa teori Maslow ini menjadi semakin kentara, dalam arti semakin mudah bagi siapa pun untuk tampil, mengaktualisasi diri, tampil percaya diri, di lingkungan sosial mereka. Tentunya asal mereka menggunakan konektor sosial yang ada di dunia online dan offline secara cerdas. Dan konektor sosial tersebut tentunya semakin mudah untuk diakses, bagi siapapun, asalkan mau."

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2009/11/18/0815140/kehidupan.sosial.bagi.seluruh.masyarakat.new.wave

Seri Artikel "Surfing the New Wave Marketing" kali ini menekankan fokus pada kehidupan sosial di era 2.0 ini. Seperti yang dikemukakan oleh Maslow dalam teori motivasi manusia nya yang klasik bahwa manusia akan memiliki kebutuhan yang bisa digambarkan dalam sebuah piramida kebutuhan. Pada dasar piramida ada kebutuhan fisik, lalu kemudian di atasnya ada kebutuhan akan keamanan termasuk keuangan(financial security) dan kesehatan(health security).

Selanjutnya bila tercapai kedua kebutuhan dasar tersebut, maka manusia akan beranjak mengejar kebutuhan akan sosialisasi, yang mencakup antara lain persahabatan dan intimasi. Kemudian datang kebutuhan akan kepercayaan diri (esteem) yang datang melalui rasa hormat yang didapatkan dari orang lain atau dari masyarakat. Lalu di puncak piramida ada kebutuhan manusia untuk aktuaisasi diri untuk mencapai potensi nya yang maksimal.

Di era Web 2.0 ini, semakin mudah bagi manusia untuk turut serta dalam kegiatan sosialisasi secara online. Semakin mudah pula manusia mulai mendapatkan rasa percaya diri dan juga penyaluran aktualisasi diri mendapatkan media yang mudah dan dapat diakses siapa saja. Dengan bantuan teknologi yang dapat diakses dengan murah bahkan gratis, kemudahan memakai, dan yang paling penting adalah dapat menjangkau secara luas manusia di mana saja di muka bumi.

Dengan bantuan teknologi sekarang ini, piramida Maslow menjadi mudah didaki oleh siapa saja. Untuk memenuhi puncak kebutuhan aktualisasi seorang manusia dapat dengan mudah masuk ke dunia maya, dan dengan berbagai macam applikasinya sudah cukup merepresentasikan aktualisasi yang dulu di jaman serba non-teknologi pastilah akan sulit dicapai karena memerlukan effort yang tinggi.

Sekedar curhat di status salah satu media social networking atau aktif di situs berbagi video, merupakan sebuah fenomena yang menunjukkan bahwa jamannya sekarang siapa saja bisa menjadi apa saja dan bisa berinteraksi dengan siapa saja. Kehidupan sosialisasi bergeser dari dunia nyata dan mulai memiliki definisi yang berbeda di dunia online.

Interaksi-interaksi yang instan dan cepat dapat menarik banyak massa dalam waktu dekat dan juga menarik minat dan keahlian yang sama di dalam komunitas yang terbentuk itu. Dengan cepat terbentuk sebuah expert group yang memiliki kompetensi dan minat yang mendalam tentang sebuah topik. Hebatnya lagi kebanyakan komunitas ini akan di topang para anggota-anggota yang memiliki minat mendalam tentang suatu topik berdasarkan real-life experience yang menjadikan mereka pantas disebut expert atau influencer di bidangnya.

Para expert atau influencer ini akan dapat menjadi penopang komunitas dalam waktu yang lama dan merupakan loyalis dari komunitas ini. Ini terjadi karena mereka selain bersosialisasi, juga mendapatkan wadah dimana mereka dihormati sebagai ahlinya sehingga mendapatkan perasaan self-esteem yang kemudian memotivasi mereka sebagai bagian dari aktualisasi dirinya.

Sedangkan para anggota lainnya juga berkesempatan tidak hanya sekedar bersosialisasi, tetapi juga dapat turut membantu dan menyumbang komunitas, sehingga meng-identik-kan diri dengan sebuah komunitas walau hanya sebatas anggota saja sudah cukup powerfull sebagai bagian dari pengembangan self-esteem dan aktualisasi diri.

At the end of the day, everybody happy as the result. Sebuah komunitas modern web 2.0 tidak hanya direkatkan oleh media teknologi yang sama saja, tetapi oleh rasa pemenuhan kebutuhan untuk bersosialisasi, kebutuhan pengembangan dan aktualisasi diri. Di era ini semua bukan hanya menjadi life style semata saja, tetapi akan menjadi de facto dari kekuatan masyarakat dan sosial. Media akan bergeser dengan kontrol langsung dari pemirsa sesuai dengan interaksi sosial komunitasnya, trend akan diciptakan dari para komunitas itu sendiri, ketenaran akan melejit dari interest dan penilaian orang-per-orang, ruang opini akan dikendalikan kembali ke tangan individu masing-masing.

Inilah era baru yang telah datang dan akan datang, seperti dalam tulisan Pak Hermawan Kartajaya dan Pak Waizly Darwin tersebut, tentu cara-cara lama marketing akan turut berevolusi.... inilah era New Wave Marketing.

To be  Bloggers @ MarkPlus Conference 2010
MarkPlus Conference 2010
Kamis, 10 Desember 2009, 08.00-22.00
The Ritz-Carlton Ballroom, Pacific Place, Jakarta

Maslow, Sosialisasi, Esteem, Aktualisasi, dan New Wave MarketingSocialTwist Tell-a-Friend